Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Sales Report Monitoring Berbasis WEB

 





BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1.            Latar Belakang

Dalam bidang ekonomi atau perdagangan IT digunakan untuk meningkatkan kinerja serta daya saing dengan perusahaan lain yang sejenis. Pada Kantor Cabang Pembantu PT. Bank XYZ setiap bulannya memiliki target penjualan produk perbankan yang harus di capai, bukan hanya bagian marketing yang melakukan pejualanan, bagian frontliner seperti customer service, teller dan security juga diwajibkan melakukan penjualanan produk perbankan untuk pencapaian target cabang dan mendapatkan penilaian prestasi kerja yang baik. Bukan hanya jiwa melayani dan skill berkualitas, frontliner juga harus menguasai dan memahami produk bank tersebutuntuk dapat menggali kebutuhan dan keinginan nasabah agar produk bank yang diperkenalkan nantinya mendapatkan respon positif dari nasabah sebagai pengguna produk yang ditawarkan.

Kesulitan dalam mencatat dan melaporkan hasil kunjungan dan penjualanan mengakibatkan terhambatnya informasi pencapaian target setiap harinya, aktivitas sales report dicabang menjadi tidak efsien dan tidak efektif. Untuk meningkatkan kualitas dalam pelaporan aktifitas karyawan setiap harinya, diperlukan pembangunan sistem informasi sales report yang terkomputerisasi.


1.2              Rumusan Masalah

Masalah yang akan diselesaikan adalah bagaimana karyawan dapat memanfaatkan sistem informasi berbasis web ini sebagai suatu sarana untuk menyajikan informasi dengan lebih cepat yang meliputi bagaimana merancang sistem informasi sales report monitoring yang efektif dan efisien.

 

1.3              Batasan Masalah

    Analisa perancangan sistem informasi sales report monitoring ini, akan melakukan pengolahan data

-          pipeline marketing cabang (target cabang)

-          pelaporan penjualan (closing),

-          referal,

-          update aktivitas harian

 

1.4              Tujuan dan Manfaat

            Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah merancangan sistem informasi sales report monitoring berbasis web

 



BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

 

2.1              Tinjauan Pustaka 

Dalam Melakukan sebuah penelitian diperlukan referensi jurnal penelitian sebelumnya. Jurnal dari penelitian sebelumnya dapat menjadi bahan acuan untuk membantu memahami dan menjadi pembanding dengan penelitian yang sedang dilakukan. Adapun penelitian terdahulu yang berkaitan dan mendukung penelitian ini adalah sebagai berikut.

Viny Arviolina Asta, Selviana Oktavia (2013), Sistem Informasi Manajemen Penjualan,Pembelian, dan Persedian Stok Barang Pada PD. Sumber Rezeki Palembang, PD. Sumber Rezeki merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan barang kebutuhan sehari-hari yang menjual segala jenis barang mulai dari sembako seperti beras, gula, minyak, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya. Dalam mengelolah faktur penjualan secara mesin tik dan pencatatan transaksi penjualan masih dikerjakan secara Microsoft Excel. Dalam metodologi pengenalan sistem, PD. 

Ridho Purnama (2010). Analisa dan PerancanganSistem E-Commerce Dengan Menggunakan  UML (Unified Modeling Language). Sistem promosi dan pendataan yang konvensional dan manual membuat lambatnya penjangkauan pangsa pasar yang diraih oleh Rumah Mode Namira. Oleh sebab itu dibuatlah suatu cara pemasaran dan penjualan melalui internet atau E- Commrece yang bertujuan untuk memberi kemudahan kepada penjual dan pembeli dalam melakukan proses jual beli dan pendataan produk dan pelanggan.


1.2.            Tinjauan Pustaka Terkait Kerangka Teoritis

2.2.1        Pengertian Data dan Informasi

2.2.1.1       Data

Dalam berbagai kriteria ukuran, meski hanya menggunakan tumpukan data yang sama (disebut file). Data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan yang dapat berupa angka-angka, huruf-huruf, simbol-simbol khusus atau gabungan darinya.

 

2.2.1.2       Informasi

Pengertian Informasi Menurut Bodnar, (2000), “Informasi adalah data yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat”.

 

2.2.2        Hubungan Data dan Informasi

Hubungan data dan informasi model dan selanjutnya membentuk suatu siklus, John Burch berpendapat siklus ini dinamakan dengan siklus informasi. 

2.2.1        Pengertian Sistem Informasi

Sistem informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi. Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi.

 

2.2.2        Pengertian Analisis Sistem Informasi

Menurut Mcleod (2011), analisa sistem adalah penelitian suatu sistem yang telah ada dengan tujuan untuk merancang sistem baru atau diperbaharui. Perancangan sistem merupakan pelengkap dari analisa sistem ke dalam suatu sistem yang utuh dengan tujuan mendapatkan sistem yang lebih baik.

Tahap perancangan sistem:

1.      Menyiapkan rancangan sistem yang terinci.

2.      Mengidentifikasikan berbagai alternatif sistem. 

3.      Mengevaluasi berbagai alternatif konfigurasi sistem

4.      Memilih konfigurasi terbaik

5.      Menyiapkan usulan penerapan.

6. 

2.2.3        Perancangan

Perancangan adalah suatu jaringan kerja yang saling berhubungan untuk menentukan bagaimana suatu sistem menyelesaikan apa yang mesti diselesaikan. 

2.2.4        Metode Object Oriented Analysis and Design (OOAD

           Object oriented mencakup bidang aplikasi yang sangat luas. Efek yang ditimbulkan oleh object oriented dapat dalam bentuk meningkatnya aplikasi software yang mudah digunakan dan maintenance yang lebih fleksibel. Pemodelan dengan menggunakan Unified Modelling Language (UML) merupakan konsep object oriented yang berhubungan dengan Object Oriented Analysis and Design (OOAD).

 

2.2.5        UML (Unified Modeling Language)

          UML tidak menentukan metode untuk sistem-sistem pengembangan, hanya catatan yang saat ini telah diterima luas sebagai standar untuk pemodelan objek. Object Management Group (OMG), badan standar industri, mengadopsi UML pada bulan November 1997 dan terus bekerja untuk meningkatkannya berdasarkan kebutuhan industri.

 

2.2.5.1       Diagram UML

1.        Structure diagram, yaitu kumpulan diagram yang digunakan untuk menggambarkan suatu struktur statis dari sistem yang dimodelkan. Structure diagram terdiri dari class diagram.

2.        Behavior diagram yaitu kumpulan diagram yang digunakan untuk sistem atau rangkaian perubahan yang terjadi pada sebuah sistem.

3.        Interaction diagram yaitu kumpulan diagram yang digunakan untuk menggambarkan interaksi sistem dengan sistem lain pada suatu sistem.

 

2.2.6             Use Case Diagram

Use case diagram digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di alam sebuah sistem dan siapa saja yang berhak menggunakan fungsi fungsi tersebut. Hal yang perlu diingat megenai diagram use case bukan menggambarkan tampilan antar muka, kebutuhan non fungsional, dan tujuan performasi.

 

No

Simbol

Deskripi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


-                     Include berarti use case yang tambahan akun selalu melakukan pengecekan apakah  use  case  yang ditambahkan telah dijalankan sebelum use case tambahan dijalankan, misalnya pada kasus berikut :

 

 

Kedua  interpretasi  di  atas  dapat  dianut salah satu atau keduanya tergantung pada pertimbangan dan interpretasi yang dibutuhkan.


2.2.1        Class Diagram

class diagram memiliki apa yang disebut atribut dan method atau operasi. Berikut penjelasan atribut dan method :

1.        Atribut merupakan variable-variabel yang dimiliki oleh suatu kelas.

2.        Operasi atau method adalah fungsi-fungsi yang dimiliki oleh semua kelas.


2.2.1             Activity Diagram

Yang perlu di perhatikan disini adalah bahwa diagram aktivitas menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh sistem.

2.2.1             Sequence Diagram

Membuat diagram sekuen juga dibutuhkan untuk melihat skenario yang ada pada use case. Banyaknya diagram sekuen yang harus digambar adalah minimal sebanyak pendefinisian use case yang memiliki proses sendiri atau yang penting semua use case yang telah didefinisikan interaksi jalannya pesan sudah dicakup dalam diagram sekuen sehingga semakin banyak use case yang didefinisikan maka diagram sekuen yang harus dibuat juga semakin banyak.



BAB III

METODELOGI PENELITIAN

 

1.1              Tahap Penelitian

Metode penelitian merupakan suatu cara prosedur yang digunakan untuk mengumpulkan data/informasi dalam melakukan penelitian yang disesuaikan dengan subjek/objek yang diteliti.


1.1              Studi Lapangan

Melakukan pengamatan langsung atau peninjauan secara cermat dan langsung di lapangan atau lokasi penelitian. 

1.2              Identifikasi Masalah

Perumusan masalah dilakukan dengan terlebih dahulu melihat kondisi aktual di lapangan. Setelah masalah dirumuskan langkah selanjutnya adalah menentukan tujuan dari penelitian. 

1.3              Mengumpulkan Data

Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini

yaitu dengan cara :

-           Mewawancarai secara langsung karyawan mengenai proes sales report

-    Observasi dilakukan dengan mengumpulkan data dan informasi yang dibutuhkan dalam perancangan, pengembangan sistem serta proses bisnis penjualan.

 

1.4              Analisa Kebutuhan

Dilakukan untuk mengetahui kebutuhan pengguna terhadap aplikasi yang dikembangkan. Dibagian ini juga dijelaskan siapa saja yang akan menggunakan aplikasi ini, dan apasaja yang digunakan user.

1.5              Perancangan Sistem

Perancangan perangkat lunak melibatkan identifikasi dan deskripsi abtraksi sistem perangkat lunak yang mendasar dan hubungan – hubungannya.

1.6              Pembuatan laporan tugas akhir

Langkah terakhir dari penelitian ini adalah membuat laporan tugas akhir. Laporan ini berisi hal – hal yang akan dikerjakan selama penelitian dan hasil yang didapatkan pada saat melakukan penelitian.



DAFTAR PUSTAKA

Edy Winarno, Ali Zaki, SmithDev. 2014. Pemrograman Web Berbasis HTML5, PHP, dan JavaScript. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Jogiyanto, H.M., 2005, Analisa dan Desain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktik Aplikasi Bisnis, Yogyakarta: ANDI.

Kendall, Kenneth E. dan Julie E. Kendall. (2014). Systems Analysis and Design, 7th ed. New Jersey. Pearson Prentice Hall.

Madcoms. (2008), Teknik Mudah Membangun Website dengan HTML, PHP dan MySQL. Andi, Yogyakarta

Risnandar, Ichsan. Teguh Nugraha. Hafni S.S. dkk. 2013. Website Development Fundamental. Bandung: Nuansa Cendikia

Shell Indonesia. 2014. Pipeline Management SPANCOP Easy Tool to Selling. Jakarta: Shell Indonesia

Sihite, Richard. 1996. Tourism Industry. SIC : Surabaya






 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pulau Tulas - Pulau Indah di Danau Toba yang belum terjamah [Part III]

Petarung Sejati