Pengertian Sistem
Pengertian Sistem
Pengertian sistem menurut
beberapa ahli yaitu, Menurut Tata Sutabri (2012:6) pada buku Analisis Sistem
Informasi, pada dasarnya sistem adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya
satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu.
Selanjutnya Menurut McLeod
(2004) dikutip oleh Yakub dalam buku Pengantar Sistem Informasi (2012:1)
mendefiniskan sistem adalah Sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan
tujuan yang sama untuk mencapai tujuan. Sistem juga merupakan suatu jaringan
kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, terkumpul bersama-sama
untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk tujuan tertentu.
Sedangkan menurut Jogianto
(2005: 2) pada buku Analisis dan Desain Sistem Informasi mendefinisikan sistem
adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu
tujuan tertentu. sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan
yang nyata adalah suatu objek nyata, seperti tempat, benda, dan orang-orang
yang betul-betul ada dan terjadi.
1. Pengertian Informasi
Informasi merupakan hal yang
sangat penting bagi perusahaan dalam mengambil setiap pengambilan keputusan.
Secara Etimologi, Informasi berasal dari bahasa Perancis kuno yaitu
informaction (tahun 1387) yang diambil dari bahasa latin informationem yang
berarti “garis besar, konsep,ide”
1.
Menurut McLeod dikutip oleh Yakub (2012:8) pada buku
Pengertian Sistem Informasi, Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk
lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.
2.
Menurut Tata Sutabri (2012:22) pada buku Analisis Sistem
Informasi, Informasi adalah data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau
diinterpretasikan untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
2. Pengertian Sistem
Sistem
Informasi Menurut Para Ahli - Secara umum Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem di
dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang - orang, fasilitas, teknologi. Media prosedur- prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, member sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian – kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatud asar informasi untuk pengambilan keputusan.
·
Menurut Mc leod, Sistem Informasi merupakan
sistem yang mempunyai kemampuan untuk mengumpulkan informasi dari semua sumber dan menggunakan berbagai media untuk menampilkan informasi
·
Menurut Tata Sutabri, S.Kom.
MM Sistem informasi adalah suatu sistemdi dalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi organisasi yang bersifat manajerial dalam kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar
tertentu dengan laporan " laporan yang diperlukan.
·
Menurut Erwan Arbie, Sistem informasi adalah system di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, membantu dan mendukung kegiatan operasi, bersifat manajerial dari suatu organisasi dan membantu mempermudah penyediaan laporan yang diperlukan.
·
Menurut Tafri D. Muhyuzir, Sistem informasi adalah data yang dikumpulkan, dikelompokka dan diolah sedemikia rupa sehingga menjadi sebuah satu kesatuan informasi yang saling terkait dan saling mendukung sehingga menjadi suatu informasi yang berharga bagi yang menerimanya
1.2
Komponen sistem informasi
Komponen sistem informasi Sistem informasi dalam mendukung beberapa komponen yang fungsinya sangat vital di dalam sistem informasi. Komponen-komponen sistem informasi tersebut adalah Hardware, software, prosedur, pengguna dan data base. Secara rinci komponen- komponen sistem informasi dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Perangkat keras (Hardware), mencakup peranti-peranti fisik seperti monitor dan printer.
b. Perangkat lunak (software) atau program: sekumpulan intruksi yang memungkinkan perangkat keras untuk dapat memproses data
c. Prosedur: sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan pembamasyarakatn keluaran yang dikendaki.
d. Pengguna: semua pihak yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan, dan penggunaan keluaran sistem informasi.
e. Data Base: merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan dengan data lainnya, tersimpan diperangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untukl memanipulsinya, diantaranya; data, user dan sistem.
(Kadir, 2003:70) Sistem informasi akan berjalan baik jika sistem informasi itu telah memiliki 5 (lima) komponen di atas diantaranya hardware dan software, prosedur, pengguna dan data base. Hardware atau perangkat keras terdiri dari computer dan 36 printer. Dalam suatu komputer terdapat unit-unit yang bertujuan untuk memproses sesuatu ataupun data yang maysarakat inginkan. Komponen-komponen tersebut sangat penting dalam suatu sinstem informasi, apabila salah satu komponen tidak ada maka sistem informasi tidak akan berjalan. Penggunaan sistem informasi dalam suatu organisasi atau sektor pemerintahan dapat meningkatkan kinerja dalam pelayanan publik agar suatu pelayanan dapat berjalan efektif dan efisien. Dalam prakteknya, tidak semua sistem informasi mencakup semua komponen yang telah disebutkan si atas.
Jenis-Jenis Sistem Informasi
Sistem informasi
dikembangkan untuk tujuan yang berbeda-beda, tergantung pada kebutuhan bisnis.
Terdapat beberapa cara untuk mengelompokan sistem sistem informasi. Klasifikasi
yang umum dipakai antara lain didasarkan pada:
a. Level organisasi
b. Area fungsional
c. Dukungan yang diberikan, dan d. Arsitektur sistem informasi. (Kadir, 2003:94) Berdasarkan ketiga pengklasifikasian tersebut sistem informasi dibagi lagi menjadi beberapa bagian, ini dimaksudkan agar jenis sistem informasi lebih jelas. Menurut level organisasi sistem informasi dibagi menjadi 3 (tiga) jenis yaitu, sistem informsi departemen, sistem informasi perusahaan dan sistem informasi antarorganisasi. Sistem informasi organisasi adalah sistem informasi yang hanya digunakan pada level organisasi saja, misalnya salah satu aplikasi digunakan untuk memantau pegawai. 37 Jenis sistem informasi yang kedua adalah sistem informasi area fungsional, adalah sistem informasi yang ditujukan untuk memberikan informasinbagi kelompok orang yang berada pada bagian tertentu dalam perusahaan.
Sedangkan sistem informasi berdasarkan dukungan yaitu berdasarkan dukungan yang diberikan kepada pemakai, sistem informasi yang digunakan pada semua areal fungsional. Sistem informasi terkadang diklasifikasikan berdasarkan aktivitas pada level manajemen.
Berdasarkan hal ini terdapat pengelompokan sebagai berikut: sistem
informasi pengetahuan, sistem informasi operasional, sistem informasi
manajerial dan sistem informs strategis. (dalam Kadir, 2003:131)
Perancangan Sistem
Penggambaran dan perancangan
model sistem informasi secara grafik pada proses yang terjadi dalam sebuah
alur.
1. Flow Map Flowmap adalah penggambaran secara grafik dari langkah - langkah dan urutanurutan prosedur dari suatu program. Flowmap menolong analis dan programmer 19 untuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif - alternatif lain dalam pengoperasian. Flowmap biasanya mempermudah penyelesaian suatu masalah khususnya masalah yang perlu dipelajari dan dievaluasi lebih lanjut.
2. Diagram Konteks Diagram konteks adalah bagian dari data flow diagram yang berfungsi memetakan model lingkungan, yang dipresentasikan dengan lingkaran tunggal yang mewakili keseluruhan sistem. (Yakub:2012)
3. Diagram Alir Data Diagram Alir Data merupakan gambaran sistem yang lebih khusus dan lebih terinci dari pada contex diagram. Definisi manurut Tata Sutabri pada buku Analisis Sistem Informasi (2012:117), Data Flow Diagram adalah sebagai berikut : “Data Flow Diagram ini adalah suatu network yang menggambarkan suatu sistem automat/komputersasi, manualisasi, atau gabungan dari keduanya, yang penggambarannya disusun dalam bentuk kumpulan komponen sistem yang saling berhubungan sesuai dengan aturan mainnya.
4. Kamus Data Kamus data adalah suatu
daftar data elemen yang terorganisir dengan definisi yang tetap dan sesuai
dengan sistem, sehingga user dan analis sistem mempunyai pengertian yang sama
tentang input, output, dan komponen data store. 20 Kamus data ini sangat
membantu analis sistem dalam mendefinisikan data yang mengalir di dalam sistem,
sehingga pendefinisian data itu dapat dilakukan dengan lengkap dan terstruktur.
Pembentukan kamus data dilaksanakan dalam tahap analisis dan perancangan suatu
sistem. (Yakub:2012)
PHP
( PHP : Hypertext Preprosessor) PHP adalah singkatan dari Personal Home Page Tools. PHP (PHP : Hypertext Preprosessor) merupakan skrip yang ditambahkan ke dalam HTML yang bersifat server-side yaitu pengerjaan skrip yang dilakukan di server lalu hasilnya dikirimkan ke browser.
PHP dapat mengubah suatu halaman web yang bersifat statis menjadi dinamis. Hal ini dikarenakan skrip PHP akan membuat suatu aplikasi dapat diintegrasikan ke dalam HTML (Prasetyo, 2008).
Hampir
semua aplikasi yang berbasis web dapat dibuat dengan PHP dan juga tidak
membutuhkan direktori khusus dalam pengembangannya. Konektivitas basis data
dengan web menjadi kekuatan utama PHP sehingga dapat mempunyai sistem yang bisa
diakse dari web. 24 Keunggulan atau kelebihan yang dimiliki oleh PHP sebagai
berikut (Madcoms,2008) :
1. PHP bersifat free atau
gratis.
2. Akses PHP lebih cepat dan
memiliki tingkat keamanan yang cukup tinggi.
3. Server yang mampu
menjalankan PHP seperti, Microsoft IIS, , AOL server, PWS , fhttpd, phttd,
Xitami dan Apache.
4. Beberapa database yang
sangat mendukung akses PHP diantaranya adalah mSQL, MicrosoftSQL Server,
Informix, PosgreSQL, dan MySQL.

Komentar
Posting Komentar